1. Ketegangan Dunia Pada awal tahun 2026,
Dunia digemparkan oleh berita tegangnya geopolitik global yang meningkat tajam. Dipicu dengan serangkaian aksi militer dan krisis diplomatik pada beberapa negara. Saat ini dunia tengah menghadapi dinamika baru dalam hubungan internasional yang tidak hanya melibatkan kekuatan besar seperti Amerika Serikat dan Rusia saja, namun juga berdampak pada keamanan negara dan stabilitas global. Yang menjadi pemicu utama eskalasi tersebut adalah intervensi militer oleh Amerika Serikat terhadap Venezuela yang akhirnya menimbulkan kecaman dari banyak negara serta rasa khawatir akan potensi pelanggaran hukum internasional. Selain itu, respon diplomatik negara-negara Asia, Eropa, dan kawasan Amerika Latin menunjukkan polarisasi tajam terhadap penggunaan kekuatan militer trans-nasional.
2. Penculikan Presiden Venezuela
Penculikan Presiden Venezuela oleh Trump 3 Januari 2026 dunia dikejutkan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membawa pasukan AS untuk melancarkan serangan militer dengan skala besar di Venezuela, yang berujung dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores oleh Trump. Hal ini terjadi karena Maduro diduga melakukan narkoterorisme yakni bentuk kejahatan terstruktur yang menggabungkan perdagangan narkotika dengan tindakan terorisme, dan melakukan ancaman terhadap keamanan Amerika Serikat, sehingga Maduro akan diadili di Amerika Serikat. Tindakan Trump ini menimbulkan reaksi keras dari banyak negara termasuk Rusia dan China yang mengecam penculikan tersebut karena dianggap melanggar hukum internasional dan ancaman terhadap kedaulatan negara. Hingga saat ini kepemimpinan dialihkan kepada wakil presiden Venezuela yakni Delcy Rodriguez untuk sementara waktu supaya tidak terjadi kekosongan kepemimpinan terhadap Venezuela.
3. Pengangkatan putra Cak Nun sebagai DPN.
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau yang akrab disapa dengan Noe Letto, vokalis band Letto dan seorang putra budayawan terkenal EmHa Ainun Nadjib atau Cak Nun, resmi diangkat sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional atau DPN pada 15 Januari 2026. Hal ini menuai beragam reaksi dari masyarakat, dengan masuknya Sabrang ke dunia pemerintahan masyarakat khawatir terbawa arus sehingga menghilangkan sosok Sabrang yang kritis terhadap pemerintahan, karena diketahui bahwa Sabrang selama ini aktif memberikan kajian, orasi, dan pemahaman-pemahaman di banyak forum terutama Maiyah Padhang Mbulan yang didirikan oleh ayahnya (Cak Nun). Namun Sabrang justru menganggap hal tersebut lumrah dan tidak perlu terlalu diperdebatkan. Ia juga mengatakan jika dirinya diangkat hanya sebagai penyumbang perspektif, bukan pembuat keputusan dan menegaskan bahwa dia juga tidak akan mengubah identitas, jati diri, dan prinsip yang selama ini ia pegang.
4. OTT Bupati Pati Bupati Pati
Sudewo tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Senin, 19 Januari 2026. Penangkapan tersebut dilakukan terkait atas dugaan pemerasan dan jual beli jabatan kepala desa di Pati, alhasil kini Sudewo ditetapkan sebagai tersangka. Masyarakat tidak begitu kaget karena sebelumnya Sudewo pernah menjadi sorotan publik atas kebijakan kontroversialnya atas kenaikan pajak dan terlibat konflik dengan DPRD setempat. Dalam penangkapan Sudewo ini membuat partainya mengadakan sidang internal guna mengevaluasi status keanggotaan politiknya setelah ia ditetapkan sebagai tersangka.
5. OTT Walikota Madiun Walikota Madiun
Maidi juga tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Operasi Tangkap Tangan pada hari yang sama dengan tertangkapnya Bupati Pati, 19 Januari 2026. Maidi diamankan terkait dugaan kasus pemerasan dan gratifikasi proyek-proyek di lingkungan pemerintahan Kota Madiun. Dalam penangkapan tersebut tidak hanya Maidi yang terjaring namun terdapat beberapa pihak lain seperti sejumlah pejabat ASN dan pihak swasta. Saat ini mereka telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Sehingga kini Maidi telah digantikan oleh F Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas Walikota Madiun.
by: jingga narani